Mempawah, Kalimantan Barat – Semangat menebar keberkahan Ramadan, Majelis Ta’lim Telkomsel (MTT) Regional Kalimantan berkolaborasi dengan NU Care-LAZISNU PWNU Kalimantan Barat menggelar penyaluran mushaf Al-Qur’an di Surau Syafiiyah, Desa Pasir Palembang, Kabupaten Mempawah pada 23 Maret 2025. Kegiatan ini merupakan bagian dari program “Sebar Al-Qur’an ke Pelosok Negeri”.
Mushaf Al-Qur’an disalurkan kepada jamaah surau, santri, dan masyarakat sekitar, khususnya di daerah pelosok yang membutuhkan. Program ini bertujuan untuk meningkatkan akses masyarakat terhadap Al-Qur’an dan menumbuhkan semangat membaca serta memahami kitab suci tersebut.
“Kami sangat bersyukur dapat berkolaborasi dengan MTT Regional Kalimantan dalam program mulia ini. Kami berharap, Al-Qur’an yang disalurkan dapat menjadi penerang hati dan membawa keberkahan bagi masyarakat Desa Pasir Palembang,” ujar kholiq Ketua NU Care-LAZISNU Kalimanta Barat.
Ketua NU Care-LAZISNU PWNU Kalimantan Barat menyampaikan apresiasi atas sinergi dengan MTT Regional Kalimantan. Menurutnya, kolaborasi ini merupakan bentuk nyata kepedulian terhadap masyarakat, terutama di daerah pelosok.
“Kami menyambut baik program ‘Sebar Al-Qur’an ke Pelosok Negeri’ ini. Semoga Al-Qur’an ini dapat memberikan manfaat yang besar bagi masyarakat dan memperkuat keimanan serta ketakwaan mereka,” ungkap Ketua NU Care-LAZISNU PWNU Kalimantan Barat.
Acara penyaluran mushaf Al-Qur’an ini disambut dengan penuh haru dan sukacita oleh masyarakat Desa Pasir Palembang. Mereka merasa terharu dan bersyukur atas perhatian serta bantuan yang diberikan.
“Kami sangat berterima kasih kepada MTT dan NU Care-LAZISNU atas bantuan Al-Qur’an ini. Semoga Allah SWT membalas kebaikan mereka,” tutur salah seorang warga Desa Pasir Palembang.
Program “Sebar Al-Qur’an ke Pelosok Negeri” ini merupakan salah satu upaya MTT Regional Kalimantan dalam mendekatkan Al-Qur’an kepada masyarakat, khususnya di daerah yang sulit dijangkau. Dengan menggandeng NU Care-LAZISNU PWNU Kalimantan Barat, program ini diharapkan dapat memberikan dampak yang lebih luas dan signifikan bagi masyarakat Kalimantan Barat.